Tuan Rumah Brazil Berburu Kemenangan Ke Enam Piala Dunia

Tuan Rumah Brazil Berburu Kemenangan Ke Enam Piala Dunia

Tuan Rumah Brazil Berburu Kemenangan Ke Enam Piala Dunia – Berbekal keuntungan sebagai tuan rumah, Brazil telah bersemangat dalam mengejar gelar ke enam mereka di Piala Dunia dan pelatih Luiz Felipe Scolari mengatakan ia memiliki ide yang baik dari starting XI-nya. 

Scolari telah mendapat pujian setelah melatih Selecao dan membawa Brazil  mendapatkan mahkota kelima mereka di Jepang pada tahun 2002, serta kemenangan pada final Piala Konfederasi melewati juara dunia Spanyol enam bulan yang lalu.

Baru – baru ini mereka sukses dalam kemenangan 5-0 atas Honduras dan menang dalam pertandingan mereka yang terakhir di tahun 2013 melawan Cile dengan skor 2-1, dan saat ini adalah saat yang baik untuk bangkit dan mengejar ambisi mereka.

“Saya belum mendefinisikan 23 pemain untuk skuad saya dan saya masih mengamati pemain – tapi ini adalah tim saya,” ungkap pelatih Brazil tersebut setelah timnya mengalahkan tim Chili, yang tampil mengesankan pada kualifikasi regional, di Toronto.

Scolari, yang mengambil alih kendali Brazil untuk kedua kalinya 12 bulan yang lalu, belum mempunyai nama yang pasti untuk skuadnya hingga 7 Mei  - mereka akan memainkan final tune-up pada 5 Maret melawan Afrika Selatan tetapi mereka akan mengetahui fase lawan pada pertandingan pembukaan mereka setelah drawing pada tanggal 6 Desember  di Costa de Sauipe.

Setelah Brazil meluncurkan jersey baru mereka di Rio pada hari Minggu, Scolari menyatakan keyakinannya.

“Saya pikir kami memiliki peluang besar. Kita akan bersaing di rumah dan kami memiliki tim yang hebat, pemain yang sangat baik dan memiliki fans di rumah kami, di belakang kami.”

Kekalahan Brazil yang terkenal di final Piala Dunia yaitu pada tahun 1950 saat mereka di kalahkan oleh negara tetangga kecil mereka Uruguay .

Tapi negeri raksasa sepakbola tersebut bangkit kembali untuk memenangkan mahkota pertama di Swedia delapan tahun kemudian, dimana mereka terinspirasi oleh Pele remaja.

Dan di ikuti kemenangan selanjutnya pada tahun 1962, 1970, 1994 dan 2002.

Setelah menggantikan Mano Menezes, Scolari terlihat tumpul karena dia bersikeras bahwa Brazil memiliki “kewajiban” untuk mengangkat trofi di rumah.

Kemenangan mereka dari Spanyol pada final Piala Konfederasi memang menghapus banyak keraguan yang telah menggantung di atas tim dan telah menyebabkan banyak fans me mpertanyakan kemampuan mereka untuk memenangkan gelar juara dunia.

Pele baru-baru ini, memberikan pernyataan persetujuan yang terlambat atas keraguan yang disuarakan sebelum Piala Konfederasi.

“Saya pikir kami memiliki apa yang diperlukan untuk menjadi juara. Dengan Felipao, tim telah membaik,”

Seorang pragmatis yang lebih suka mendapatkan hasil daripada memprioritaskan “jogo bonito” (permainan indah), Scolari telah di sini sebelumnya, setelah mengambil alih dari sisi tim yang biasa-biasa saja kemudian berjuang pada tahun 2001 untuk lolos ke Piala Dunia 2002.

Dalam 19 pertandingan, rekornya kali ini meraih 13 kemenangan, empat kali imbang dan dua kali kalah.

“Kita akan siap dari saat pertama untuk pergi melawan siapapun kita harus mencapai final.” Unggkap Scholari