Juan Mata Puji Bayern Munchen

Juan Mata Puji Bayern MunchenJuan Mata Puji Bayern Munchen – Bermain dengan konsisten di kompetisi teratas liga-liga Eropa sangatlah sulit, demikian pendapat Juan Mata sebagai pemain baru MU. Maka dari itu, dia menunjuk pencapaian Bayern Munchen sebagai sesuatu yang luar biasa dalam menjalani kompetisi.

Dia menuliskan perasaannya di dalam blog pribadinya sehari setelah Manchester United ditahan imbang 2-2 oleh Fulham pada pertandingan akhir pekan lalu. Dia mengaku frustrasi atas hasil imbang yang diraih, tapi menyebut timnya tetap kompak dan hanya dengan kekompakanlah ‘Setan Merah’ bisa melalui kesulitan dalam menjalani pertandingan.

“Tidak mudah untuk menang terus-menerus dalam kompetisi yang ketat. Kekalahan Atletico Madrid dari Almeria adalah contoh yang jelas.”

Tim asuhan Diego Simeone yang tengah memimpin klasemen kalah 0-2 dari Almeria, yang kini ada di urutan ke-15 klasemen pada pertandingan terakhir. Hasil itu, membuat posisi Atletico pun turun ke urutan ketiga klasemen setelah Barcelona dan Real Madrid sama-sama meraih kemenangan atas lawannya.

Tapi menariknya lagi, La Liga kini jadi ketat dalam persaingan menuju gelar juara. Barcelona, Madrid dan Atletico kini duduk di urutan satu sampai tiga dengan nilai sama  57 hanya berbeda selisih gol.

“Terkadang sesuatu tidak berjalan seperti yang diharapkan dan meraih kemenangan jadi sebuah hal yang tidak mudah untuk dilakukan.”

“Persaingan di La Liga kini jadi lebih sulit dengan tiga tim teratas memiliki poin sama di klasemen sementara. Barcelona sempat tertinggal satu gol sebelum akhirnya menang 4-1 atas lawan mereka, yang seperti ini selalu jadi tugas yang sulit. Sementara Real Madrid mengalahkan Villarreal yang keras kepala 4-2 di Bernabeu markas mereka.”

“Saya sendiri kagum dengan Bayern Munchen : 45 pertandingan tidak terkalahkan di Liga Jerman, itu adalah bentuk konsistensi terbaik yang bisa saya ingat dalam menjalani pertandingan.”

Bayern kini kokoh di puncak klasemen Liga Jerman. Dari 20 pertandingan yang dijalani, mereka meraih 18 kemenangan dan dua kali imbang. Mereka belum pernah menelan kekalahan. Die Roten kini tengah unggul 13 poin atas Bayer Leverkusen yang ada di urutan kedua klasemen sementara.

“Itu adalah sesuatu yang luar biasa dalam menjalani kompetisi. Dari cerita yang beredar saat ini, katanya mereka bekerja sangat keras dalam beberapa tahun terakhir dan itu terbukti dengan tampilnya mereka di final Liga Champions dua musim beruntun.”

MU sendiri berjuang untuk menemukan konsistensi dalam menjalani pertandingan. Mereka kerap kehilangan poin ketika tertinggal lebih dulu dari lawan. Ambil contoh ketika kalah 1-2 dari Stoke City dan ditahan imbang Fulham pada pertandingan terakhir.

Tapi, Mata menyebut bahwa dia dan rekan-rekannya akan berusaha sekeras mungkin sampai akhir musim ini.

“Menulis untuk kalian semua hari ini terasa begitu berat karena saya masih merasa frustrasi akibat hasil pertandingan terakhir. Namun, saya ingin kalian semua tahu bahwa kami akan berusaha sekeras mungkin sampai akhir musim nanti.”

“Karena itulah yang layak kalian dapatkan dari klub ini.”